Visualindonesia.com,-
Dua dekade perjalanan keras dan penuh dentuman gitar dirayakan Five Finger Death Punch (5FDP), dengan cara yang tak biasa.
Band hard rock multi-platinum asal Amerika Serikat ini merangkum ulang jejak karier mereka lewat album “20 Years of Five Finger Death Punch – Best Of Volume 2”, sebuah pernyataan sikap sekaligus selebrasi yang menegaskan eksistensi 5FDP di puncak musik rock modern.
Dirilis melalui Better Noise Music, album ini memuat 16 lagu ikonik yang direkam ulang dengan energi baru, ditambah tiga trek live eksklusif yakni ‘Wash It All Away’, ‘Wrong Side Of Heaven’, dan ‘Jekyll And Hyde’.
Rekaman ulang ini bukan sekadar nostalgia, melainkan langkah strategis band untuk merebut kembali warisan musik mereka setelah master rekaman lama dijual oleh label terdahulu tanpa sepengetahuan 5FDP.
Sorotan utama hadir lewat single ‘The End’ (2025 Version) yang menampilkan kolaborasi lintas budaya bersama Babymetal.
Vokalis Su-Metal menyebut kolaborasi ini sebagai pengalaman yang penuh intensitas, terutama saat vokalnya berbahasa Jepang berpadu dengan growl khas Ivan Moody di bagian bridge lagu, menciptakan momen emosional yang kuat dan menggugah pendengar metal di seluruh dunia.
Sebelumnya, “Best Of Volume 1” telah membuka perayaan 20 tahun karier Five Finger Death Punch dengan single kolaborasi I Refuse bersama Maria Brink dari In This Moment.
Kini, Volume 2 melanjutkan kisah tersebut dengan deretan hit global seperti Sham Pain’, ‘Blue On Black’, dan ‘Burn MF’ yang dihadirkan dengan nuansa lebih agresif dan modern.
Dengan catatan lebih dari 13 miliar streams, 17 single nomor satu di Active Rock Radio, serta konser sold-out di berbagai belahan dunia, Five Finger Death Punch menegaskan diri sebagai kekuatan dominan yang belum kehilangan taring.
Album ini telah tersedia di seluruh platform digital, serta dalam format CD dan vinyl termasuk edisi kolektor eksklusif.
(*/ell; foto: ist





