InJourney Bangkitkan Harapan Sumatera Pascabencana: 4 Ton Logistik hingga Perahu Nelayan

by -

Visualindonesia.com,-

Di tengah luka mendalam yang masih membekas akibat banjir bandang dan tanah longsor dahsyat akhir 2025 di Pulau Sumatera yang menewaskan lebih dari seribu jiwa dan menggusur ratusan ribu warga, sebuah harapan kecil tapi nyata muncul dari sektor pariwisata dan aviasi.

Holding BUMN PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) kembali menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan bantuan pemulihan pascabencana di wilayah terdampak, khususnya Aceh Tamiang, pada Rabu, 15 Januari 2026.

Melalui program InJourney Care, perusahaan tidak hanya berhenti pada fase tanggap darurat, melainkan melanjutkan ke tahap pemulihan menyeluruh. Total 4 ton logistik bantuan kebutuhan dasar dikirimkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat.

Lebih dari itu, InJourney mengerahkan 44 relawan lintas entitas, termasuk dari InJourney Airports, InJourney Destination Management, dan InJourney Aviation Services, yang turun langsung merevitalisasi fasilitas vital, termasuk membersihkan dan memperbaiki 24 sumur warga yang sempat lumpuh akibat lumpur pasca-banjir, sehingga akses air bersih kembali pulih.

Fokus pemulihan ekonomi menjadi sorotan utama. Sebanyak 24 UMKM lokal mendapat dukungan berupa peralatan usaha dan bahan baku, seperti oven, mixer, serta alat doorsmeer.

Secara simbolis, sebuah perahu nelayan diserahkan kepada Desa Bedari untuk mendukung aktivitas warga dan kegiatan sekolah di tengah pemulihan. Inisiatif ini diharapkan mampu menggerakkan kembali roda ekonomi lokal yang sempat terhenti.

“Kami memastikan bantuan berlanjut hingga pemulihan, termasuk layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan pemulihan lingkungan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas secara aman, sehat, dan produktif,” ujar Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman.

Herdy menekankan kolaborasi erat dengan pemerintah daerah serta mitra lokal agar setiap bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi korban bencana banjir Sumatera.

Sejak bencana melanda provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025, InJourney konsisten hadir.

Langkah ini tidak hanya meringankan beban korban, tapi juga menjadi contoh bagaimana sektor pariwisata dan aviasi turut berkontribusi dalam membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana.

(*/den; foto: ist

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.