Ivan Nestorman dan Yori Antar Hadirkan Keberagaman Budaya Lewat Album ‘Uma Nusantara’

by -
Yori Antar

Visualindonesia.com,-

Dalam sinergi antara musik dan warisan budaya, pemusik neotradisi Indonesia, Ivan Nestorman, meluncurkan album terbaru yang menggugah rasa, berjudul “Uma Nusantara”, hasil kolaborasi reflektif dengan Yayasan Uma Nusantara dan arsitek terkemuka Yori Antar.

Merangkum tujuh kisah budaya dari berbagai belahan Indonesia, album ini mengundang pendengar untuk menjelajahi keindahan dan kedalaman jejak sejarah nusantara dalam lirik yang menyentuh hati.

Album “Uma Nusantara,” yang dirilis di Jakarta pada Rabu, 18 Februari, menandai babak baru bagi Ivan Nestorman. Untuk pertama kalinya, ia hadir dengan karya-karya berbahasa Indonesia yang menggugah, melatih pendengar untuk lebih memahami esensi budaya melalui bunyi yang otentik.

Terdapat tujuh lagu baru dalam album ini, meresapi jejak ruang, manusia, dan ingatan budaya yang tak lekang oleh waktu.

Dalam setiap lagunya, seperti ‘Alor Memanggil’ dan ‘Bunda Nusantara’, Ivan mengajak peserta mendengar dan merasakan keberagaman budaya nusantara.

Di belakang layar, seluruh lagu ditulis dan diaransemen secara mendalam oleh Ivan, dibantu oleh tim musikal dari Komodo Project, termasuk Gilang Ramadhan, Adi Dharmawan, dan Lian Panggabean.

Tak kalah penting, album ini menampilkan kolaborasi pemusik Nusantara lainnya, seperti Andreas de Roma, David Kurniawan, dan Richard Sili, yang turut memeriahkan beberapa lagu, menciptakan harmoni yang kaya akan nuansa lokal.

Karya ini muncul dari hubungan panjang antara praktik musik neo-tradisi dan upaya Yayasan Uma Nusantara dalam menggali dan mendokumentasikan keunikan budaya Indonesia.

Yori Antar sendiri menjelaskan bahwa lirik pada album ini diilhami oleh pengalaman langsung saat berinteraksi dengan masyarakat di berbagai daerah, dari Alor ke Sumba, hingga kampung adat Wae Rebo dan komunitas Baduy.

“Dengan mendokumentasikan kisah-kisah ini melalui musik, kita menjaga tradisi agar tidak hanya terhenti pada tradisi lisan, tetapi bisa diwariskan kepada generasi mendatang,” ungkap Yori.

Musikalitas dalam album ini adalah perpaduan yang harmonis antara tradisi dan inovasi, mengajak pendengar untuk merasakan ruang hidup Indonesia dalam setiap nada.

Ivan, yang dikenal dengan pendekatan bunyinya yang intim dan reflektif, berhasil menjembatani kesenian tradisional dengan ekspresi kontemporer yang relevan.

Yayasan Uma Nusantara, sebagai mitra dalam proyek ini, mengambil peran penting dalam melestarikan dan mengembangkan pengetahuan serta arsitektur tradisional Indonesia.

Melalui riset dan pendampingan komunitas, mereka berkomitmen untuk terus mendokumentasikan kekayaan budaya yang ada, memastikan bahwa pengalaman budaya dapat dinikmati oleh banyak generasi ke depan.

(*/ell; foto: ist

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.