Reality Club Rayakan Ramadan dengan Musik Spiritual ‘Close to You’

by -

Visualindonesia.com,-

Dalam keindahan bulan suci Ramadan, Reality Club meluncurkan maxi-single ‘Close to You’, yang membangkitkan rasa spiritual sekaligus kontemplatif.

Tersedia di platform musik digital sejak 20 Februari 2026, lagu ini menawarkan eksplorasi dalam mengenal Sang Pencipta, menghadirkan keindahan melodi yang menyentuh jiwa.

‘Close to You’ dihadirkan oleh kuartet asal Jakarta, terdiri dari Fathia Izzati, Faiz Novascotia Saripudin, Nugi Wicaksono, dan Era Patigo.

Maxi-single ini juga mencakup ‘Close to You/Jauh’, versi bahasa Indonesia yang dikeluarkan tahun lalu dan menjadi bagian dari album keempat mereka, “Who Knows Where Life Will Take You?”, yang mendapat sambutan hangat.

Dibuat sebagai refleksi spiritual, Fathia menggambarkan, “Lagu ini tentang mendekatkan diri kepada Yang Maha Tinggi. Saat menulisnya di Bali, saya menemukan pencerahan untuk mengekspresikan rasa syukur atas kehidupan yang indah.”

Dari kesadaran akan perjalanan spiritual ini, Fathia dan Nugi berkolaborasi menciptakan lirik yang tidak sekadar terjemahan, melainkan mencontohkan dua perspektif berbeda dalam mendekati Tuhan.

Direkam di Tree Recording Studio, Bangkok, dengan bimbingan produser Wisnu Ikhsantama, Fathia percaya, “Tama memahami visi kami, karena spiritualitasnya sejalan dengan makna lagunya.”

Dengan melibatkan musisi Gerry Roithart dan Upi Maajid, mereka menciptakan aransemen yang menggabungkan nuansa ambient dengan kedalaman lirik yang atmosferik.

Sejak perilisan ‘Close to You/Jauh’, lagu ini berhasil menarik perhatian pendengar baru, sebagaimana diungkap Fathia, “Kami terkejut dengan respon positif dari lagu yang mengangkat tema spiritual ini.”

Dengan antusiasme yang menggebu, penggemar Goddess Rockstars kini bisa mendengar versi bahasa Inggris lagu tersebut secara utuh, menandai momen berharga dalam karya Reality Club.

Era dan Nugi, selaku bagian dari rhythm section, mencurahkan rasa syukur atas pengalaman merekam lagu ini, meyakini makna yang mendalam terdapat dalam kedua versi.

Fathia menutup dengan harapan, “Semoga lagu ini bisa menemani momen refleksi dan kontemplasi di bulan suci ini dan seterusnya.”

(*/ell; foto: ist

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.