Visualindonesia.com,-
Getar luka yang lama terpendam menjelma menjadi suara lantang dalam ‘Aku Bangkit’, karya terbaru Krisdayanti yang hadir sebagai original soundtrack film bertema kekerasan terhadap perempuan, sekaligus memperkuat pesan tentang keberanian, keadilan, dan perlindungan bagi penyintas.
Lagu ini dirilis lebih awal sebagai strategi membangun kesadaran publik terhadap isu kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Peluncuran lebih dini tersebut menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan pesan sosial yang diusung film.
Dengan pendekatan ini, lagu tidak hanya berfungsi sebagai pengiring cerita, tetapi juga sebagai medium kampanye yang menyentuh masyarakat sebelum film tayang di layar lebar.
Krisdayanti menegaskan, ‘Aku Bangkit’ bukan sekadar karya musik, melainkan bentuk dukungan moral bagi para penyintas.
“Lagu ‘Aku Bangkit’ ini memberikan penguatan kepada para penyintas atau kaum perempuan yang mendapatkan tindak pidana kekerasan seksual dan juga kekerasan dalam rumah tangga. Mereka harus berani berbicara, berani speak up,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menyoroti pentingnya kemandirian perempuan dan relasi yang setara dalam kehidupan berpasangan. Pesan utama yang ingin disampaikan melalui lagu dan film ini adalah keberanian untuk bangkit dari situasi penindasan serta melawan ketidakadilan yang dialami.
Menurutnya, karya ini juga menjadi simbol empati bagi para korban.
“Film ini menjadi pelukan hangat untuk para penyintas dan juga masyarakat yang mungkin mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga agar lebih berani bersuara. Jangan sampai mereka mendapatkan penindasan,” tambahnya.
Krisdayanti turut menegaskan bahwa setiap perempuan berhak hidup dalam lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, dan bebas dari kekerasan dalam bentuk apa pun. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang yang mendukung keamanan dan kesejahteraan perempuan.
Melalui ‘Aku Bangkit’, ia berharap pesan yang disampaikan dapat menjadi inspirasi sekaligus dorongan nyata bagi masyarakat untuk berani memperjuangkan keadilan.
“Mudah-mudahan lagu ini bisa menjadi penyemangat, menjadi inspirasi, dan suara agar orang tidak dibungkam dan lebih berani mencari keadilan,” tuturnya memungkasi.
(*/ell; foto: @krisdayantilemos






