Dinie Katumbiri Hadirkan ‘Neo Edwardian Romance’ di Ramadan Runway 2026, Kelopak Tulip Jadi Inspirasinya

Visualindonesia.com,-

Ketika kelopak bunga tulip bertemu helai kain wastra Nusantara, lahirlah sebuah puisi mode yang mengalir anggun di atas panggung.

Itulah semangat yang dibawa Dinie Lestarie, desainer di balik brand premium modest fashion Dinie Katumbiri (DK), saat melangkah ke panggung Ramadan Runway 2026 bertajuk “Blooming Ramadan” di Kota Kasablanka, Jakarta, pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Perhelatan fashion show yang berlangsung sepanjang 5 hingga 29 Maret 2026 ini merupakan bagian dari program Sparks Fashion Academy, sekolah mode tempat Dinie tengah mendalami Fashion Foundation dan Fast Track.

Baginya, tampil di panggung ini bukan sekadar unjuk karya, melainkan momen memperkenalkan koleksi terbarunya kepada publik lebih luas.

Brand Dinie Katumbiri menampilkan rancangan bertema Neo Edwardian Romance.

“Saya ikut fashion show ini untuk mengenalkan desain terbaru saya tahun 2026 dengan tema Neo Edwardian Romance yang dikembangkan dengan gaya busana sekarang, untuk aplikasinya terinspirasi dari kelopak bunga tulip,” ujar Dinie di Grand Atrium Kota Kasablanka, Sabtu (28/3/2026).

Koleksi yang ia bawakan terdiri dari enam look dengan siluet beragam (rok lebar, A-line, hingga celana palazzo), semuanya tampil dalam palet warna cokelat dan champagne yang hangat sekaligus mewah.

Sebagai kekuatan visual, Dinie menggandeng Dr. Maria Ardelia, Miss Universe Favourite 2024, sebagai muse yang memberi nyawa pada setiap busana yang melenggang di atas catwalk.

Tak hanya memanjakan mata, setiap helai busana DK menyimpan identitas kuat: seluruh koleksinya mengandalkan wastra Indonesia (batik, tenun, dan border), yang dipadukan dengan material fabric pilihan dalam lini premium ready to wear.

Dr. Maria Ardelia (Miss Universe Favourite 2024)

Komitmen terhadap kain lokal ini bukan hal baru; brand DK bahkan telah hadir di pameran sejak 2014, dan kini produknya dapat ditemukan di Depstore Metro Makassar, Sogo Central Park Jakarta, serta UKM Beranda Nusantara Mall Kota Kasablanka.

Segmen pasar DK menyasar perempuan berusia 35 hingga 45 tahun, kalangan yang menghargai estetika matang dan kualitas material. Namun ke depan, Dinie menyimpan ambisi yang lebih luas. Ia berencana merancang koleksi khusus untuk generasi muda dengan tetap menggunakan bahan wastra.

“Agar wastra kita semakin dicintai generasi muda,” tegasnya.

Keikutsertaan di Ramadan Runway 2026 pun menjadi batu loncatan yang berarti. Dinie berharap momentum ini mendorong Dinie Katumbiri tumbuh lebih pesat dan semakin dikenal para perempuan Indonesia.

“Pastinya saya berharap DK semakin berkembang dan maju,” tuturnya memungkasi, sebuah harapan sederhana yang menggenggam tekad besar di baliknya.

(*/dee; foto: dok. dk

Bagikan tulisan ini melalui...

Leave a Reply