Visualindonesia.com,-
Menyimpan rahasia melodi selama lebih dari satu dekade, The Cottons akhirnya menghadirkan lagu baru ‘Dia Datang’ sebagai bukti ketepatan waktu dalam berkarya. Komposisi yang awalnya hanya bergema minimalis di pernikahan Yehezkiel Tambun dan Kaneko Pardede ini resmi menghampiri publik pada Maret 2026, menandai babak baru perjalanan musik duo asal Jakarta tersebut.
Dirilis melalui video lirik pada 12 Maret 2026 dan menyusul ke platform streaming sehari setelahnya, tracks ini sejatinya telah ada sejak 2014. Yehezkiel merasa momen perilisan kini sudah tepat untuk membagikan karya yang apa adanya tanpa pretensi berlebihan.
“Kami rasa sekarang waktu yang tepat untuk merilis lagu yang bahkan teman sebangkumu di sekolah mungkin akan bertanya, ‘ini lagu siapa?'”, tuturnya sambil tertawa.
Makna di balik ‘Dia Datang’ menyentuh kesadaran akan kehadiran seseorang yang istimewa. Kaneko menjelaskan bahwa lagu ini menggambarkan momen saat kita sadar betapa berharganya kehadiran tersebut.
Meski konsep dasar rhythm tetap sama, aransemen kini bertransformasi menjadi pop dengan lapisan multi-instrumen dan synthesizer yang kaya, sesuai visi awal mereka dua belas tahun silam.
Proses rekaman dilakukan di Studio Mawar milik mereka sendiri, dengan bantuan Bagas Wisnu Wardhana pada bagian drum. Untuk visual, The Cottons menggandeng Robby Wahyudi Onggo yang sebelumnya pernah menangani video klip The Jansen.
Kolaborasi ini terjadi secara organik setelah Kaneko terpukau dengan karya visual Robby, menciptakan harmoni kerja yang menyenangkan bagi kedua belah pihak.
Kehadiran single ini bukan tujuan akhir, melainkan potongan dari rencana besar rilis album penuh (LP) yang ditargetkan rampung tahun ini.
“Lagu ini secara garis besar merupakan potongan dari sesuatu yang akan kami hadirkan nanti di format LP. Surprise!” tutup The Cottons memberikan kode tipis kepada para pendengar setianya.
(*/ell; foto: ist







