Visualindonesia.com,-
Gemerlap lampu panggung dan desir kain yang melambai lembut menghadirkan suasana yang seolah menyatu dengan nuansa Ramadan.
Fashion Show “Ramadan Runway 2026” di Kota Kasablanka menjadi panggung istimewa bagi lahirnya energi baru di dunia modest fashion Indonesia, ketika brand Inabee karya desainer Inna Dwi Kurniati menampilkan koleksi busana muslim elegan yang dipersiapkan khusus menyambut Idul Fitri 2026.
Acara bertajuk “Blooming Ramadan” yang digelar sepanjang 5 hingga 29 Maret 2026 itu menghadirkan berbagai desainer modest fashion, dan pada Minggu, 15 Maret 2026, giliran Inabee mencuri perhatian.
“Penampilan ini menjadi langkah ekspansi sekaligus eksplorasi bagi brand Inabee untuk menghadirkan busana Lebaran yang premium, elegan, dan timeless,” ujar Inna.

Lewat koleksi seri Ramadan, Inabee memperkenalkan desain busana muslim yang memadukan kesan glamour, casual, namun tetap anggun. Potongan busana dibuat mengikuti lekuk tubuh sehingga menghadirkan siluet yang rapi sekaligus nyaman dipakai.
Selain empat tampilan busana, koleksi tersebut juga menghadirkan dua mukena eksklusif yang menjadi salah satu identitas kuat dari brand tersebut.
Penampilan koleksi ini turut diperagakan oleh dua muse selebriti, Shezy Idris dan Valery, yang tampil percaya diri di atas runway. Shezy mengungkapkan bahwa ia merasa bangga bisa mendukung karya sang desainer.
“Hari ini kita ada di Kokas untuk mendukung koleksi dari Kak Inabee. Look-nya lebih glamour, casual, tapi tetap elegan,” ujarnya.
Shezy juga menjelaskan bahwa koleksi yang ditampilkan memang dirancang sebagai busana Lebaran.
“Ini sebenarnya seri Ramadan untuk baju Lebaran, jadi konsepnya casual tapi tetap elegan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa potongan khas Inabee mengikuti bentuk tubuh sehingga terasa pas dikenakan. Harga busana yang diperagakan berada di kisaran Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.
Baik Shezy Idris maupun Valery mengaku baru pertama kali membawakan koleksi Inabee dalam sebuah fashion show. Meski begitu, keduanya sudah mengenal karakter desain brand tersebut.
“Kak Inabee kebetulan teman ngaji, udah kenal lama, jadi saya sudah tahu potongan dan model bajunya,” tutur Shezy.
Dari sisi kenyamanan, bahan yang digunakan menjadi salah satu keunggulan koleksi ini. Shezy menyebut busana tersebut terasa adem dan nyaman dikenakan, terutama bagi perempuan yang menginginkan busana longgar namun tetap elegan.
Sementara Valery menilai desain Inabee juga cocok untuk generasi muda.
“Warnanya kalem, potongannya lurus dan longgar, jadi tetap stylish untuk remaja,” katanya.
Brand Inabee sendiri selama ini dikenal melalui produk mukena eksklusif hingga premium. Pelanggannya datang dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga duta besar dan staf di Jeddah, diaspora Indonesia di Jeddah dan Mekkah, komunitas muslim di Singapura dan Malaysia, hingga sejumlah artis ibu kota.
Jaringan pelanggan itu bahkan menjangkau Indonesian Trade Promotion Center di Jeddah, Singapura, dan Belanda.
Perancang busana Lenny Rafael, yang turut memberikan pandangan terhadap koleksi tersebut menilai, gaya Inabee memiliki karakter tersendiri.
“Gayanya simple, elegan, dengan permainan detail yang menarik. Karena ini season Ramadan, koleksinya terasa pas,” katanya.
Menurut Lenny, langkah Inabee memasuki dunia modest fashion melalui panggung runway merupakan langkah yang patut diapresiasi.
“Setahu saya Inabee sebelumnya lebih dikenal lewat mukena. Ini menjadi awal yang bagus untuk masuk ke dunia modest fashion. Kehadiran brand baru seperti ini tentu membanggakan bagi industri fashion tanah air,” ujarnya.
Partisipasi dalam Ramadan Runway 2026 pun menjadi debut fashion show bagi Inabee. Kehadiran koleksi tersebut tidak hanya menawarkan pilihan busana Idul Fitri yang elegan, tetapi juga memperlihatkan potensi berkembangnya brand modest fashion Indonesia yang siap bersaing di pasar internasional.
(*/dee; foto: mm







