Visualindonesia.com,-
Saat sebagian besar remaja seusianya sibuk belajar di kelas, satu dari tujuh anak perempuan di Indonesia memilih absen dari sekolah ketika menstruasi datang, bukan karena malas, melainkan karena tak tahu harus berbuat apa.
Realita inilah yang mendorong WINGS Group melalui program WINGS for UNICEF, bersama Hers Protex dan UNICEF Indonesia, secara resmi meluncurkan program edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) bagi remaja putri di sekolah sebagai bagian dari kampanye Generasi Bersih Sehat.
Program ini menyasar 2.000 siswi SMP dan 2.000 orang tua di 20 Sekolah Menengah Pertama yang tersebar di Kabupaten Bandung Barat dan Makassar. Pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026, mencakup sosialisasi kesehatan menstruasi langsung di lingkungan sekolah sekaligus penguatan pemahaman mengenai pentingnya fasilitas sanitasi yang suportif bagi remaja putri.
Tantangan yang dihadapi sesungguhnya berlapis. Menstruasi masih kerap dianggap topik sensitif yang tabu dibicarakan secara terbuka di sekolah, sementara minimnya informasi yang tepat kerap memicu kecemasan pada remaja, terutama saat pertama kali mengalaminya.

Kondisi ini diperparah oleh data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun 2022, yang mencatat rasio toilet perempuan di SMP secara nasional masih berada di angka 1:74, jauh dari standar yang ditetapkan pemerintah, dan belum satu pun provinsi yang memenuhinya.
Marketing Manager Paper Product Category WINGS Group Indonesia, Stella Eidelina menegaskan, kolaborasi ini lahir dari kesadaran bahwa pemahaman yang tepat soal menstruasi adalah fondasi penting bagi remaja putri.
“Melalui kolaborasi WINGS for UNICEF bersama Hers Protex, kami ingin mendorong remaja putri memiliki pemahaman yang tepat mengenai manajemen kebersihan menstruasi sejak dini, termasuk pentingnya memilih pembalut yang tepat dan nyaman. Dengan pemahaman yang baik, kami berharap remaja putri dapat menjalani aktivitas belajar dengan lebih nyaman, percaya diri, dan bebas khawatir selama menstruasi,” ujarnya.
UNICEF Indonesia turut memperkuat urgensi program ini dengan data yang tak bisa diabaikan.
Muhammad Zainal, Water Sanitation and Hygiene Specialist UNICEF Indonesia mengatakan, kondisi ini menunjukkan betapa mendesaknya akses edukasi MKM di sekolah.
“Kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi langkah penting dalam memperkuat praktik kebersihan menstruasi di lingkungan pendidikan,” tegasnya.
Dari sisi medis, dr. Dinda Derdameysia, Sp.OG., menjelaskan bahwa edukasi sejak dini bukan sekadar soal kebersihan, melainkan soal kesiapan remaja menghadapi perubahan tubuhnya.
“Dukungan lingkungan sekolah yang informatif, orang tua yang siap mendampingi, penggunaan pembalut yang tepat, serta fasilitas sanitasi yang memadai juga menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan selama menstruasi,” katanya.
Lewat inisiatif ini, WINGS Group melalui Hers Protex berharap dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan inklusif bagi remaja putri Indonesia, selaras dengan komitmen jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau demi kehidupan yang lebih baik.
(*/den; foto: ist






