Visualindonesia.com,-
Langkah strategis demi kejayaan layar perak nasional terus digodok melalui pertemuan penting yang mempertemukan pemerintah dan para pelaku industri. Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menggelar dialog bersama Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI) serta sejumlah produser film Tanah Air di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Senin (4/5).
Pertemuan ini difokuskan pada upaya penguatan ekosistem perfilman melalui peningkatan kolaborasi, pembenahan tata kelola, hingga dukungan kebijakan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BPI, Fauzan Zidni mengumumkan pembentukan Forum Produser Film Indonesia sebagai wadah baru untuk menyatukan visi antar pelaku industri.
Menurutnya, wadah ini dibentuk agar konsolidasi industri menjadi lebih inovatif, inklusif, dan terarah dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Forum ini kami bentuk untuk memperkuat ekosistem perfilman nasional agar semakin solid dan terarah,” ujar Fauzan.
Sementara itu, sejumlah masukan krusial juga disampaikan oleh para praktisi industri. Produser film, Linda Ghozali menyoroti urgensi transparansi data distribusi, dukungan kebijakan perpajakan, hingga percepatan revisi Undang-Undang Perfilman.
Ia menilai keterbukaan informasi merupakan kunci utama dalam membangun tata kelola yang sehat dan akuntabel.
“Transparansi data sangat penting agar industri ini dapat berkembang secara sehat,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, produser sekaligus sutradara, Angga Dwimas Sasongko menekankan pentingnya keselarasan regulasi untuk menjaga momentum pertumbuhan.
Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan aturan dan dukungan distribusi yang memberikan ruang setara bagi seluruh kalangan.
“Kami berharap ada kebijakan yang mampu menjaga pertumbuhan industri ini secara adil dan berkelanjutan,” kata Angga.
Merespons berbagai usulan tersebut, Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong kemajuan industri melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.
Ia memastikan Kementerian Kebudayaan akan menindaklanjuti semua masukan dengan berkoordinasi bersama lembaga terkait demi menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
“Kementerian Kebudayaan memastikan komitmen ekosistem perfilman nasional tumbuh kuat dan berkelanjutan, melalui kebijakan yang berpihak pada film nasional,” ujar Fadli Zon.
Pertemuan yang juga dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan serta Direktur Film, Musik, dan Seni ini menjadi sinyal kuat bahwa sinergi antara pemerintah dan industri terus dibangun.
Tujuannya tak lain adalah menciptakan ekosistem perfilman Indonesia yang lebih inklusif, transparan, dan siap bersaing di kancah global.
(*/lia; foto: dok. kemenbud






