Visualindonesia.com,-
Di ambang sahur ketika langit masih menyisakan kelam, layar kaca justru menyala terang menghadirkan kehangatan yang dirindu. Sinetron religi “Lorong Waktu Jilid 2” bukan sekadar tontonan pengisi waktu, melainkan ruang refleksi yang sukses mencuri hati pemirsa di bulan Ramadhan.
Popularitas serial besutan rumah produksi ternama ini terus menanjak, khususnya di slot sahur, membuktikan bahwa kisah religi masih menjadi magnet kuat bagi keluarga Indonesia.
Pemeran Tamara, Baiti Syaghaf, mengaku banjir respons positif dari penonton yang menantikan kelanjutan kisah serial religi tersebut. Dalam wawancara virtual pada Rabu (25/2/2026), Baiti mengungkap rasa bahagianya melihat antusiasme publik yang ia pantau rutin melalui komentar dan pesan langsung di media sosial.
“Bakalan nambah terus happy-nya karena ternyata banyak yang komen, dan banyak yang DM juga bahwa mereka sangat menunggu ‘Lorong Waktu’ ini,” ujarnya.

Bagi Baiti, masukan penonton bukan sekadar pujian, melainkan cermin penting untuk evaluasi kualitas aktingnya selama layar kaca menyapa pemirsa.
Sorotan utama musim ini tertuju pada transformasi karakter Tamara yang kini tampil lebih tenang dibanding musim sebelumnya. Baiti menilai perubahan ini terlihat jelas dari penampilan Tamara yang kini berhijab serta sikap yang jauh lebih sabar dan tidak meledak-ledak.
“Banyak juga yang ngomong Tamara yang sekarang lebih adem dilihatnya… dia jauh lebih sabar ya, nggak seperti dulu yang meledak-ledak,” ungkap Baiti.
Perubahan ini menjadi tantangan tersendiri dalam pendalaman karakter agar tetap relevan namun tidak kehilangan esensi awalnya di mata penonton setia.
Dinamika cerita kian hidup berkat interaksi Tamara dengan karakter Ustadz Zidane yang diperankan Lavicky Nicholas. Baiti mengaku proses beradu akting berjalan lancar karena keduanya sudah pernah bekerja sama sebelumnya, menciptakan chemistry yang natural dan menjadi kekuatan narasi serial ini.
“Aku percaya Kak Lavicky ini bisa membawakan peran Zidane… jam terbangnya banyak, terus pernah akting bareng aku juga,” tandasnya.
Harmoni ini dinilai membuat penonton betah bertahan di depan televisi meski harus bangun di waktu subuh.
Tayang di waktu sahur, “Lorong Waktu” kembali membuktikan diri sebagai tontonan religi favorit yang mampu memperluas jangkauan penonton muda melalui kedalaman cerita karakter yang lebih dewasa.
Dengan tren respons positif yang terus mengalir dari berbagai kalangan, bukan tak mungkin popularitas serial ini akan terus menguat sepanjang Ramadhan.
Kehadiran Tamara yang lebih matang menjadi simbol harapan baru bagi kelanjutan franchise legendaris ini di industri hiburan tanah air.
(*/cia; foto: tangkaplayar










