Visualindonesia.com,-
Cinta selalu menemukan jalannya untuk diceritakan kembali, dan ‘Kabarku’ dari Dee Lestari hadir sebagai elegi patah hati yang lembut namun menghunjam, menghadirkan kisah universal tentang cinta diam-diam yang tak pernah benar-benar terbalas.
Lagu ini menempatkan emosi kehilangan dalam balutan lirik puitis yang sederhana namun kuat, menjadikannya relevan bagi siapa saja yang pernah menahan rasa di tengah kenyataan yang tak berpihak.
Situasi ketika orang yang dicintai justru memilih orang lain menjadi inti narasi ‘Kabarku’. Momen getir itu digambarkan melalui pertanyaan ringan namun menyakitkan, “Kalau kamu, apa kabar?” yang seolah memaksa seseorang menutupi luka dengan jawaban, “Kabar baik.” Padahal kenyataannya tidak demikian. Rasa rapuh yang dipendam inilah yang membuat lagu ini terasa dekat dengan pengalaman banyak orang.
‘Kabarku’ menjadi single ketiga Dee Lestari setelah ‘(Jangan) Jatuh Cinta’ dan ‘Perahu Kertas’, sekaligus mempertegas warna musiknya yang konsisten puitis dan emosional.
Lagu ini lahir dari kolaborasi dengan kolektif produser muda Fellow Amateurs yang terdiri dari Mikha Angelo, Josua Gian, Geddi Jaddi Membummi, dan Nathania S. Alexandra, menghadirkan pendekatan musikal yang segar.
Kolaborasi Dee dengan Mikha Angelo bukan kali pertama terjadi. Keduanya sebelumnya pernah dipertemukan dalam lagu ‘Before You’, sementara Dee dan Fellow Amateurs juga terlibat dalam proyek ‘Satu Langkah’ yang dibawakan Maudy Ayunda.
Dalam ‘Kabarku’, sentuhan aransemen soulful dan modern terasa menyatu dengan karakter vokal Dee, menciptakan suasana intim yang mengalir dan emosional.
Pendalaman rasa dalam lagu ini juga diperkuat melalui video lirik yang digarap oleh Anthono Congor dan Arie Dagienkz, menghadirkan visual yang selaras dengan nuansa melankolis lagu.
Perpaduan audio dan visual tersebut mempertegas pesan tentang luka yang disimpan rapi di balik kata-kata sederhana.
‘Kabarku’ menjadi penanda konsistensi Dee Lestari dalam menciptakan karya berkualitas sekaligus komitmennya kembali aktif sebagai solois.
Lagu ini telah dirilis di berbagai platform streaming dan akan menjadi bagian dari album solo terbarunya yang dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2026, memperpanjang napas panjang perjalanan musikalnya di industri musik Indonesia.
(*/ell; foto: ist






