Visualindonesia.com,-
Dua puluh lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk sebuah band bertahan, berevolusi, dan tetap dicintai. Yovie & Nuno membuktikan ketangguhan itu dengan merilis EP terbaru bertajuk “Kilometer”, sebuah karya yang lahir dari tangan Yovie Widianto dan Ari Renaldi sebagai produser, merangkum perjalanan panjang band pop Indonesia yang telah melewati tujuh kali pergantian formasi.
EP ini memuat enam lagu yang dipilih dengan cermat: tiga lagu baru termasuk single andalan ‘Kilometer’, serta tiga aransemen ulang dari hits terdahulu yang disajikan dengan pendekatan segar.
“Kami ingin menghadirkan warna yang segar dari formasi terbaru tanpa menghilangkan esensi musikal Yovie & Nuno. Perpaduan antara karakter lama dan energi baru menjadi benang merah yang akan memperkaya keseluruhan cerita dalam EP ini,” ujar Yovie.
Formasi terkini yang mengisi “Kilometer” terdiri dari Adhyra Yudhi dan Chico Andreas sebagai vokalis, Ady Julian di keyboard, serta Muchamad Ahadiyat alias Diat pada gitar.
Jeda panjang antara album terakhir dan EP ini disebabkan oleh padatnya jadwal manggung, namun Yovie memastikan karya ini sepadan dengan penantian. Tiga dari enam lagu, yakni ‘Misal’, ‘Yang Baru’, dan remake dari hits ‘Bunga Jiwaku’, disebut Yovie berhasil membawa warna baru yang menyenangkan bagi band yang kini menginjak usia seperempat abad.
“Sengaja kami pilih untuk dirilis dalam bentuk EP agar setiap single dapat didengarkan secara optimal oleh TYN,” tambahnya.
Sorotan utama “Kilometer” jatuh pada single bertajuk sama yang ditulis bersama Arsy Widianto, putra Yovie.
“Dengan penggambaran lirik yang tepat oleh Arsy, single ini akan terasa bergaya generasi sekarang ini, namun improvisasi aksennya tetap memakai ciri khas Yovie & Nuno dengan nada-nada yang terasa terpengaruh oleh musik tahun 80-an,” ungkap Yovie.
Persilangan antara sensibilitas kontemporer dan jejak dekade lama itu menjadi identitas kuat yang membedakan Kilometer dari karya-karya pop masa kini.
Meski telah berganti-ganti wajah, Yovie & Nuno tak pernah kehilangan akar. Lagu-lagu ikonik seperti ‘Manusia Biasa’, ‘Menjaga Hati’, dan ‘Tanpa Cinta’ telah membuktikan bahwa band ini punya DNA musikal yang kuat.
Dalam “Kilometer”, evolusi itu dibiarkan berjalan alami tanpa memaksakan perubahan yang mengaburkan jati diri. EP ini pun diharapkan menjadi bekal bagi para Teman Yovie & Nuno (TYN) untuk menyanyikan lagu-lagunya bersama dalam Konser 25 Tahun Janji Suci Yovie & Nuno yang akan digelar di Istora Senayan pada 13 Juni 2026.
EP Kilometer sudah tersedia di seluruh platform musik digital.
(*/ell; foto: ist










