Visualindonesia.com,-
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menghadiri Parade Inspirasi Diri dalam rangkaian Road to Pagelaran Sabang Merauke pada ajang car free day (CFD) Jakarta, Minggu (26/4).
Irene menilai CFD sebagai ruang strategis untuk memperluas jangkauan promosi pertunjukan seni berskala besar yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia.
“Pagelaran Sabang sampai Merauke menjadi kebanggaan buat kita sehingga layak digaungkan ke seluruh dunia. Sebab seni pertunjukan ini hanya ada di Indonesia. Melalui Parade Inspirasi Diri saat CFD yang menampilkan talenta-talenta subsektor seni pertunjukan tentu bisa menawarkan interaksi langsung untuk menjangkau audien yang lebih luas,” ujar Wamen Ekraf Irene di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (26/4).
Wamen Ekraf menambahkan, CFD Jakarta menawarkan panggung yang menarik perhatian calon penonton potensial. Oleh karena itu, Kementerian Ekraf hadir memberi dukungan sehingga subsektor seni pertunjukan, musik, dan fesyen bisa membangun dan memperkuat antusias publik dengan atmosfer positif.
“Kami baru saja nonton road to Pagelaran Sabang Merauke yang penampilannya semeriah ini. Coba bayangkan seperti apa pertunjukannya nanti karena hanya Indonesia yang punya. Bersiaplah untuk ticket war demi melihat kolaborasi lintas subsektor ekraf yang mengangkat keberagaman budaya sebagai simbol persatuan bangsa,” lanjut Wamen Ekraf Irene.
Sejak 2022, Pagelaran Sabang Merauke berhasil memadukan teater, tari tradisional dan kontemporer, musik daerah maupun nasional, hingga parade busana etnik dalam sajian spektakuler. Rencananya, Pagelaran Sabang Merauke kembali hadir dengan tema ‘Hikayat Srikandi Nusantara’ pada 21-23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Senayan.
“Persiapan sampai saat ini masih dalam tahap mendengarkan kembali musik dan aransemennya sehingga bisa terus menghafal lirik karena liriknya dari bahasa daerah yang agak sedikit rumit dan harus dilafalkan dengan benar. Apalagi tahun ini, saya akan membawakan lagu Bungong Jeumpa dari Aceh, lagu Andalas dari kota Sumatera, lagu Lulo dari Sulawesi Tenggara, lagu Ondel-Ondel dari Betawi atau Jakarta, dan lagu Sajojo dari Papua,” ungkap Gabriel Harvianto yang sudah tiga kali ambil bagian sebagai penyanyi untuk tampil dalam Pagelaran Sabang Merauke sejak 2023.
Rangkaian Parade Inspirasi Diri di atas panggung depan Menara BCA hari itu juga menampilkan Flash Mob hampir 200 penari dari Sabang sampai Merauke, Marching Band Gita Handayani, Barongsai Kong Ha Hong, Jember Fashion Carnaval Parade, sampai Music Performance by Jakarta Concert Orchestra, Batavia Madrigal Singers, The Resonanz Children’s Choir, Christine Tambunan, Gabriel Harvianto, Alsant Nababan, dan Nino Prabowo. Dipandu pembawa acara Indra Bekti, semua masyarakat yang meramaikan CFD turut merayakan semangat keragaman nusantara yang berbhineka.
“Semoga dengan adanya Pagelaran Sabang Merauke bisa membuka lebih luas wadah untuk para seniman muda Indonesia. Sebab Pagelaran Sabang Merauke selalu melibatkan ratusan penari, termasuk dari pelajar SMK yang mulai ikut bergabung. Mudah-mudahan dengan penyelenggaraan tahunan bisa menjadi wadah yang mengapresiasi pekerja seni dari yang muda sampai senior,” harap Gabriel Harvianto.
Kementerian Ekraf menegaskan pentingnya pembinaan talenta-talenta seni pertunjukan dan musik pada berbagai agenda budaya serta kegiatan-kegiatan kreatif di tingkat lokal, nasional, hingga global.
Dengan memanfaatkan atmosfer CFD yang menyenangkan tentu melihat gerak tarian dan nyanyian melalui pendekatan kolaborasi hexahelix mampu menciptakan pengalaman yang memberi kenyamanan.
Menteri Ekraf hadir didampingi Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kementerian Ekraf, Dadam Mahdar.
(*/lia; foto: ist







