Visualindonesia.com,-
Kadang sebuah album bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan pengakuan yang paling jujur dari sebuah band yang berani memulai segalanya dari nol. Itulah “Reflections”, album terbaru From Ashes to New yang resmi dirilis melalui Better Noise Music, pelanjut “Blackout” (2023) yang sempat menduduki posisi #1 di berbagai tangga lagu rock dan metal dunia.
Bersamaan dengan perilisan album, band asal Lancaster, Pennsylvania, ini meluncurkan video musik untuk single terbaru mereka, ‘Forever’. Lagu tersebut memadukan verse kontemplatif dengan chorus dan breakdown yang eksplosif, sebuah perpaduan yang mencerminkan kekuatan dinamika khas From Ashes to New.
Vokalis Matt Brandyberry mengungkapkan bahwa lagu itu hadir di penghujung proses kreatif mereka, “Ada rasa final di dalamnya, seperti berdiri di tengah sisa-sisa sesuatu yang sudah tidak bisa diperbaiki. Lagu ini menggambarkan perasaan ketika penyesalan terus menghantui dan tidak mau pergi.”
Brandyberry juga menegaskan bahwa album ini menjadi momen di mana band sengaja mendorong batas kreativitas mereka lebih jauh dari sebelumnya.
“Tujuannya bukan untuk bermain aman, tapi untuk berkembang dan menciptakan sesuatu yang benar-benar membekas. ‘Forever’ tidak berakhir dengan rapi, ia tetap menggantung, dan memang itu yang kami inginkan,” katanya.
“Reflections” memang bukan album konsep, namun menyimpan benang merah emosional yang kuat. Dua belas lagu di dalamnya mengeksplorasi perasaan terjebak dalam kondisi “purgatory”, sebuah ruang di mana harapan akan sesuatu yang lebih baik terasa nyata namun selalu ada yang menarik ke bawah.
“Kamu bisa melihat sesuatu yang lebih baik di depan, tapi selalu ada yang menarikmu kembali,” ungkap band tersebut.
Proses penciptaan album ini sendiri tidak berlangsung mulus. From Ashes to New membuang sebagian besar materi awal mereka, hanya menyisakan dua lagu dari total 16 demo. Keputusan berani itu menjadi titik balik yang membebaskan mereka untuk tetap setia pada identitas musikal, sekaligus menjangkau audiens yang lebih luas.
“Kami tidak menahan apa pun dalam prosesnya. Ini bukan tentang siapa kami dulu, tapi ke mana kami akan melangkah,” tutup mereka.
Album ini juga diperkuat dengan single ‘Drag Me’ yang kini menembus jajaran Top 10 di tangga lagu Billboard Mainstream Rock, membuktikan bahwa “Reflections” bukan sekadar pernyataan artistik, melainkan sebuah langkah maju yang terukur dari salah satu nama paling tangguh di genre rock alternatif kontemporer.
(*/ell; foto: ist





