Visualindonesia.com,-
Seperti ombak yang tak pernah berhenti bergerak, Dirty Heads hadir kembali membawa melodi yang hangat dan kata-kata yang menghunjam tepat di dada.
Band bersertifikat Platinum asal Amerika Serikat itu resmi merilis single terbaru bertajuk ‘Seven Seas’ — karya perdana mereka sejak deluxe edition album “Midnight Control” (2023) — yang kembali memadukan reggae, hip-hop, dan pop alternatif dalam satu aliran musik yang khas dan tak lekang oleh waktu.
‘Seven Seas’ bukan sekadar lagu baru. Dengan aransemen santai dan groove yang laid-back, lagu ini membawa lirik reflektif tentang pentingnya saling hadir di tengah badai kehidupan.
Vokalis Jared Watson mengungkapkan bahwa kelahiran lagu ini berangkat dari pengalaman personal yang nyata.
“Rasanya seperti semesta sedang melemparkan ombak yang cukup berat kepada kita semua saat ini,” ungkap Watson.
“Banyak orang di sekitar saya, termasuk saya sendiri, sedang merasakan hal itu. Tapi setiap kali saya terhubung dengan teman-teman, saya selalu diingatkan bahwa seberat apapun yang kita bawa, selalu ada ruang untuk saling mendukung. ‘Seven Seas’ adalah tentang ikatan itu, tentang selalu ada untuk keluarga dan teman dalam situasi apapun,” imbuhnya.
Dirty Heads berdiri sejak tahun 2000 dan terus membangun basis penggemar global lewat kemampuan mereka memadukan reggae, hip-hop, alternative rock, dan pop secara mulus.
Popularitas mereka meledak kembali ketika single platinum ‘Vacation’ viral dan menjangkau generasi pendengar baru, disusul pencapaian nomor satu di Alternative Radio melalui ‘Rescue Me’.
Kini, dengan lebih dari 3 miliar streaming global dan sederet kolaborasi bersama nama-nama besar seperti Travis Barker, Nick Hexum, Matisyahu, hingga Slash, ‘Seven Seas’ menandai babak baru band ini, sebuah fase yang penuh koneksi, optimisme, dan langkah ke depan yang mantap.
(*/ell; foto: ist





