Visualindonesia.com,-
Cinta selalu menjadi misteri yang tak pernah habis untuk dirayakan dalam melodi, dan kali ini Violinata hadir membawa ‘Misteri Cinta’ sebagai jawaban atas segala kebimbangan rasa.
Solois pendatang baru yang mencuri perhatian lewat kemenangannya di sebuah festival musik pada 2024 ini resmi meluncurkan single debut bersama label Cadaazz Pustaka Musik, sebuah langkah perdana yang ternyata menyimpan kisah lebih dari sekadar lagu.
Perjalanan single ini bermula dari momen tak terduga ketika Fransiscus Eko, salah satu juri festival, terkesan dengan penampilan Violinata dan memburunya hingga ke pintu keluar venue.
“Coach Eko sampai mengejar aku di pintu keluar hanya untuk minta kontak WhatsApp. Dari situ semuanya dimulai,” kenang Violinata.
Dari pertemuan spontan itulah kolaborasi keduanya terbentuk, dengan Fransiscus Eko kemudian menulis lagu bertema universal yang ia rampungkan hanya dalam dua jam karena emosi dan temanya mengalir begitu natural.
‘Misteri Cinta’ menggambarkan perjalanan emosional seseorang saat berhadapan dengan cinta, dari kebahagiaan ketika perasaan terbalas hingga luka ketika tidak.
“Esensinya sangat universal. Semua orang pernah merasakan dua sisi cinta itu,” tegas Fransiscus Eko. Bagi Violinata sendiri, tema ini begitu dekat dengan pergulatan perasaan yang kerap ia alami.
Meski liriknya lahir cepat, proses produksinya justru memakan waktu hampir enam bulan. Hambatan teknis dan adaptasi Violinata sebagai pendatang baru di studio profesional menjadi tantangan tersendiri, termasuk bagian nada rendah yang menguras tenaganya sebagai penyanyi bersuara sopran.
“Ada drama yang terjadi, tapi Vio berhasil melalui semuanya karena dia pekerja keras,” ujar Fransiscus Eko.
Di balik layar, single ini mendapat dukungan dari nama-nama berpengalaman. M. Aditia Sahid alias Acoy Rocker Kasarunk menangani produksi musik, sementara mixing dan mastering dipercayakan kepada Bayu Randu dari Musicblast.
Namun ada satu nama yang membuat ‘Misteri Cinta’ menjadi istimewa sekaligus menyentuh, yakni almarhum Ian Rocker Kasarunk alias Christian Wibisono, yang mengisi bagian drum dalam kondisi sedang sakit.
“Aku persembahkan single ini untuk om Ian. Beliau mengisi part drum dalam keadaan sakit, dan ini adalah lagu terakhir beliau bermain drum sebelum akhirnya tutup usia,” kenang Violinata dengan haru.
Cadaazz Pustaka Musik pun menjadi rumah yang tepat bagi Violinata untuk memulai karier.
“Dua hal yang paling penting adalah kenyamanan dan keamanan, dan alhamdulillah aku mendapatkan keduanya,” ungkapnya.
Fransiscus Eko memastikan ini baru pembuka, dengan lima single berikutnya dijadwalkan rilis setiap dua bulan dan sebuah mini album ditargetkan hadir pada akhir tahun.
Kepada para pendengar, Violinata menitipkan pesan yang hangat.
“Semoga pesan dan emosinya bisa tersampaikan. Jangan pernah takut akan cinta. Kalau tidak mencoba, kita tidak akan pernah tahu hasilnya.”
Single ‘Misteri Cinta’ kini telah tersedia di seluruh platform digital, sementara video musiknya dapat disaksikan melalui kanal YouTube Cadaazz Pustaka Musik.
(*/ell; foto: ist












