Visualindonesia.com,-
Ada pelarian yang tak butuh paspor mimpi, cukup lidah dan rasa penasaran. Australia Barat bukan hanya hamparan tebing merah dan samudra biru, melainkan panggung rasa yang liar sekaligus membelai.
Dari hidangan laut yang masih berbau ombak hingga gelas kopi spesial yang diseduh penuh cinta, kawasan ini siap membawa wisatawan Indonesia brunch date sambil menjelajahi cita rasa yang nggak mainstream.
Buat para pencinta kuliner yang doyan eksplorasi lewat perut, Australia Barat itu kayak harta karun tersembunyi. Wilayah ini punya perpaduan unik antara rasa yang familiar di lidah Asia dan sentuhan lokal yang segar banget. Nggak heran kalau makin banyak travel foodie dari Indonesia yang ngantre buat nyobain langsung.
Pertama, singgahlah ke Kailis Fish Market Cafe di Fremantle, kota pelabuhan yang dinamis abis. Tempat ikonik ini terkenal jualan hasil laut paling oke se Australia Barat. Menu andalannya? Western Rock Lobster dan ikan bakar yang langsung ditangkap dari pesisir, dijamin bikin lo lupa sama restoran seafood di mal.
Beralih ke urusan kopi dan brunch, La Veen Coffee di Perth pusat kota jadi primadona. Specialty coffee di sini diseduh ala barista pro, sementara menu brunch-nya kreatif gila. Suasana modern tapi santai banget, makanya selalu rame sama anak lokal. Kabar baiknya, ada sembilan cabang di CBD Perth, jadi lo nggak bakal susah cari kopi enak.
Kalau lo mau petualangan lebih jauh, sekira tiga jam dari Perth ke selatan, ada Yallingup Woodfired Bread di kawasan Margaret River. Tempat pedesaan ini menyembunyikan roti bakar kayu yang fresh from the oven, dipadu keju lokal dan hidangan sederhana dari hasil bumi sekitar. Farm to table beneran, bukan cuma gimmick.
Satu lagi yang nggak kalah mindblowing: Truffle Hill di Manjimup. Wilayah ini termasuk produsen truffle top dunia, alias “emas hitam” yang baru dipanen. Lo bisa nyobain pasta creamy truffle atau sarapan kaya rasa yang elegan. Manajer Truffle Hill, Sarah Dawson, bilang, “Setiap gigitan truffle kami seperti pelukan hangat dari tanah Manjimup yang subur.”
Terakhir, buat lo yang butuh me time sambil ngopi, mampirlah ke Quiet Life Coffee di Geraldton. Kafe minimalis ini terkenal dengan teknik seduh presisi dan biji pilihan. Suasananya tenang, hangat, pas banget buat melambatkan ritme perjalanan sambil nyeruput kopi kelas kakap. Seorang pelancong asal Jakarta, Dito, cerita, “Di sini gue ngerasa kayak punya ruang sendiri. Kopinya nendang tapi adem.”
Lebih dari sekadar makan, Australia Barat menawarkan perjalanan rasa yang utuh. Setiap suapan terasa baru tapi tetap bersahabat, setiap kafe menyimpan cerita lokal yang bikin liburan lo makin berkesan. Jadi, siapin perut lapar dan catat lima spot ini, ya!
(*/dee; foto: ist












